”BAHAGIA ITU SEDERHANA
"
Mendengar isteri cerewet di rumah , berarti aku masih punya
isteri.
Mendengar suami masih mendengkur di sebelahku berarti aku
masih punya suami.
Mendengar ayah dan ibu menegurku dengan tegas berarti aku
masih punya ibu & ayah.
Merasa letih dan jemu menasihati anak yang nakal , berarti
aku masih punya anak yang
mewarnai hidupku.
Merasa letih setiap malam selepas bekerja , itu berarti aku
masih mampu bekerja keras.
Membersihkan piring dan gelas kotor setelah menerima tamu di
rumah , itu berarti aku punya teman.
Pakaianku terasa agak sempit , itu berarti aku makan cukup.
Mencuci dan menyetrika timbunan baju , itu berarti aku
memiliki pakaian.
Membersihkan halaman rumah , mengepel lantai , itu berarti
aku memiliki tempat tinggal.
Mendapatkan banyak tugas pekerjaan itu berarti aku
dipercayai dapat melakukannya.
Mendengar bunyi klakson itu berarti aku masih bisa
mendengar.
Mendengar kicau burung di pagi hari , itu berarti aku masih
hidup.
Akhirnya banyak hal yang dapat kita syukuri setiap hari.
Aku juga bersyukur mendapatkan pesan ini , karena secara
tidak sadar aku masih memiliki
sahabat dan keluarga yang peduli padaku.
Seseorang yang peduli tentang aku telah mengirimkan nya
kepadaku.
Dan karena aku peduli tentangmu maka aku mengirimkannya juga
kepadamu.
Berhenti mengeluh dan bersyukurlah.
Bersyukur dalam setiap keadaan meski tak ada alasan untuk
bersyukur sekalipun.
Ayo kita sama2 mencoba untuk bersyukur walau keadaan tak
seperti apa yang kita harapkan
sebab ada hikmah dibaliknya.
Janganlah menunggu bahagia baru bersyukur , tapi
bersyukurlah maka engkau akan bahagia 👍😃
Awali dengan Senyuman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar