Rabu, 04 Januari 2017

Kenapa PARA PEKERJA DA'WAH (DA'I) Tak Pernah Kelaparan Ketika Khuruj Fi Sabilillah



Kenapa PARA PEKERJA DA'WAH (DA'I) Tak Pernah Kelaparan Ketika Khuruj 
Fi Sabilillah

~Kargozari Bayan oleh Maulana Syamim (India)

Jord Qudama, Cikampek 2-12-16~

"Saat ini kita memasuki zaman "istiqbal", artinya, semua pekerja dakwah telah 
dipandang indah (dari segi akhlak, ibadah, muamalah dan muasyarah) oleh orang-orang 
awam. 
Maka para pekerja dakwah ini mulai ditawari ke-dunia-an oleh mereka, ini tidak mengapa 
asalkan tidak melepaskan usaha dakwah ini.
Para Shahabat Radhiallahu'anhum berkorban di jalan Allah habis-habisan dan ini mereka 
fahami sebagai investasi, sedangkan untuk membelanjakan perkara dunia dianggap sebagai 
pengeluaran yang harus hitung-hitungan.
Terbalik dengan zaman sekarang, untuk biaya sekolah anak, keperluan RT, kenderaan, 
kosmetik dll yang berbau keduniaan tak tanggung-tanggung mengorbankan harta bahkan 
dianggap sebagai investasi.
Sedangkan untuk akherat dianggap sebagai pengeluaran yang masih sangat perlu diperhitungkan.
Astagfirullahal'adziim
Dahulu, Maulana Ilyas rah. beserta keluarganya menyebarkan usaha dakwah ini hingga 
mereka menjadi fakir, miskin-papa. Bahkan 3 hari berturut-turut mereka berpuasa, sahur dan 
berbuka dengan buah-buahan yang hidup di hutan liar.
Kemudian beliau didatangi tamu dengan membawa nasi minyak samin sambil berkata;
"Maafkan saya, sebenarnya sudah dari 3hari yang lalu saya ingin mengantarkan nasi minyak 
samin ini, tetapi saya lupa".
Maka Beliau berdoa pada Allah " Ya Allah, janganlah engkau buat lapar setiap pekerja 
dakwah yang khuruj fii sabilillah"
Maka asbab kejadian dan doa ini setiap pekerja dakwah tak pernah merasa kekurangan 
makanan dan minuman.
~~~
Insya Allah yang pernah keluar bahkan yang tiga haripun merasakannya.
Thanks : Ratna Wilis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar