Senin, 26 Desember 2016

ALLAH MENYEMPURNAKAN CAHAYANYA



ALLAH MENYEMPURNAKAN CAHAYANYA

يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
( سورة الصف: ٨)

Saya tiba-tiba merasa ayat ini seperti baru diturunkan. Ia sudah diturunkan 14 abad lalu, 
tapi lihatlah, ayat itu terasa seperti diturunkan untuk kita hari ini. Ya, untuk kita di Indonesia
 pada kasus penistaan Al-Quran ini.

"Mereka INGIN MEMADAMKAN CAHAYA ALLAH dengan MULUT mereka, dan 
ALLAH TETAP MENYEMPURNAKAN CAHAYA-Nya meskipun orang-orang kafir MEMBENCI(NYA)."
(Surat Ash-Shaff: 8).

Coba kita  baca lagi ayat ini dan resapi maknanya dalam-dalam.

Lihatlah bagaimana Ahok dan bala tentaranya mencoba mengaburkan ajaran-ajaran 
Allah dalam Al-Quran dengan mulut-mulut mereka. Mengatakan kita dibohongi dengan 
Surat Al-Maidah: 51, dan macam-macam.

Para ulama menafsirkan bahwa maksud dari memadamkan cahaya di sini adalah mereka
mengatakan bahwa Al-Quran adalah sihir dan Muhammad adalah penyihir, Al-Quran 
adalah dongeng dan Muhammad adalah pendongeng, Al-Quran adalah kebohongan yang 
diada-adakan dan Muhammad adalah pembohong. Dan bukankah itu yang dimaksudkan 
oleh Ahok beserta sekutu-sekutu dari kaum sekular-liberal itu?

Ahok dan sekutunya mungkin tidak tahu bahwa ketika mulut mereka menghina ulama 
dan merendahkanAl-Quran, mereka sebenarnya sedang berhadapan langsung dengan 
Allah SWT.

Lihatlah sekali lagi pada ayat itu, bagaimana keinginan mereka untuk memadamkan 
cahaya-Nya dihadapkan dengan firman-Nya, "DAN ALLAH TETAP 
MENYEMPURNAKAN CAHAYANYA."

Ya, yang bertarung bukanlah Ahok dengan Habib Rizieq. Bukan pula kaum 
sekular-liberal dengan FPI atau HTI.

Yang bertarung adalah mereka dengan Allah SWT. Allah SWT yang langsung menghadapi 
makar mereka. MEREKA ingin MEMADAMKAN, tetapi ALLAH akan 
MENYEMPURNAKAN. Lalu siapa yang lebih besar memiliki kekuatan? Jelas, Allah!!

Coba Anda bayangkan, siapa yang memanggil hati ratusan ribu kaum Muslimin itu untuk 
datang ke Istiqlal? Bukan Habib Rizeq, tapi Allah!!

Siapa yang meneguhkan hati mereka untuk tetap datang di tengah cibiran, olok-olokan, dan 
penggembosan dari kaum sekular-liberal? Bukan Bahtiar Nasir, tapi Allah!!

Siapa yang memanggil hati jutaan umat Muslim lainnya untuk berbondong-bondong 
menyalurkan harta mereka demi membantu aksi ini? Bukan Aa Gym tapi Allah!!

Siapa yang menggerakkan jutaan umat Muslim lainnya untuk menengadahkan tangan 
berdoa untuk sahabat-sahabat mereka yang demo Jakarta? Bukan Arifin Ilham, tapi Allah!!

Jadi yang dihadapi Ahok bukan Habib Rizieq dan yang lainnya, tapi Allah!

Allah yang telah mengumumkan bahwa Dia sendiri yang akan menghadapi siapa saja 
yang ingin memadamkan cahaya-Nya, meskipun orang-orang kafir itu tidak akan suka.

Jika Allah SWT sudah "Turun Tangan", maka Anda tidak perlu tanya lagi siapa yang akan 
menang.

Fa absyiru...... maka sebarkanlah kabar gembira akan datangnya kemenangan!
=============
Hamba Allah                       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar