Rabu, 28 Desember 2016

Jangan ajak sholat, ajak makan...



Jangan ajak sholat, ajak makan...

Melihat keadaan iman sebagian besar ummat Islam hari ini khusus nya di Indonesia, 
nampaknya sudah mendesak untuk segera kembali ke strategi lama
Apa itu strategi lama? 
Jangan ajak sholat !
Ajak makan aja!
Siti Khadijah rha senantiasa menyediakan makanan di rumahnya.
Yang diberi makan bukan dua tiga orang, bukan empat puluh lima puluh orang tapi satu kota.
Berganti-ganti orang datang. Laki-laki perempuan ,Orang tua orang muda
Semua orang datang untuk makan.Bukan datang untuk sholat. Sampai wafatnya Khadijah rha
Gak ada orang yang datang untuk sholat.
Tapi datang untuk makan. Hartanya habis untuk menyediakan makanan.Bukan sholat gak penting...
Sholat super sangat penting . Lebih penting daripada makan.
Kalau mati karena tidak sholat walaupun banyak makan bakal masuk neraka. Kalau mati karena 
tidak makan tapi banyak sholat bakal masuk surga. Itulah pentingnya sholat
Masalahnya adalah dalam strategi da'wah. Ummat hari ini belum siap untuk diajak sholat, tapi siap 
diajak makan. Para dai sejati pasti punya ribuan cerita susahnya ngajak sholat. Walaupun seluruh 
media sudah digunakan untuk menyampaikan ancaman meninggalkan sholat .Tetap gak sholat.
Tapi bisik-bisik sedikit aja ssstt.... ada makanan, langsung ngumpul
Itulah realitannya. Itulah faktanya. Di hadapan orang lapar. Ada sholat ada makanan. Dia akan pilih makanan. Kalau harus memilih salah satu. Sholat atau makan. Tetap yang dipilih adalah makan. 
Maka bijak bestarilah engkau wahai para pengemban da'wah. Kembalilah pada strategi lama.

Beri makan. Jangan pelit dalam perkara makan. Apalagi para pengurus masjid Gunakan uang 
masjid sebanyak-banyaknya untuk makan-makan. Bentangkan suprah di masjid setiap hari,  
ajak seluruh jamaah untuk makan .Nhaa...Di depan makanan tidak usah bicara sholat, 
tidak usah bicara siksa kubur . Bicarakan saja nikmatnya bubur
Insya'Allah ketika adzan berkumandang pelan-pelan ia akan bangkit menuju tempat wudhu...

Subhanallah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar