HAMPIR AKU TAK PERCAYA SEDANG BERADA DI NEGERI
MAYORITAS
MUSLIM
Kemarin, 23 Desember 2016 menjadi hari yg sangat
ditungu-tunggu oleh seorang
santriwati dari Smpit Harapan Umat Ngawi.
Hari itu adalah hari kejuaraan Karate se-Jatim yang
diselenggarakan di GOR Magetan.
Auliya nama santriwati itu. Siang malam ia berlatih sekuat
tenaga. Berangkat latihan
pagi pagi sekali, lalu pulang menjelang dzuhur.
Istirahat sejenak lalu pergi latihan lagi,
dan baru kembali pulang jam setengah
sembilan malam. Setiap hari. Dia berharap,
tanggal 23 kemarin bisa menjadi
sejarah yang akan mengukir namanya dalam jajaran
juara Karate.
Namun saat hari itu tiba, saat ia sudah siap bertanding
dengan seragam karate gagahnya,
seorang juri menyuruhnya melepas JILBAB nya. Ia
tak dibolehkan mengikuti pertandingan
dengan jilbabnya.
Tersentaklah ia. Bergejolak pertandingan yang sangat hebat
dalam hatinya. Bertanding
mengejar mimpi atau mempertahankan JILBAB nya, izzah
ke-Islaman nya...
Latihan gigihnya selama ini... Impiannya... Akankah menguap
begitu saja...
Peserta yang lain, yang sebelumnya berjilbab, mulai melepas
JILBAB nya satu persatu...
Tapi anak itu....
Perlahan, dengan air mata menggenang di pelupuk, ia
melangkah meninggalkan arena
pertandingan.
Ia telah memenangkan pertandingannya, pertandingan
mempertahankan Izzatul Islam....
Aku yang merekam semua itu dengan mata kepalaku, hampir tak
percaya. Sebelumnya
aku hanya mendengar seperti ini dari berita. Tp kali ini,
hadir dengan nyata di depan mata.
Ini negeri mayoritas Muslim! Ada apa dengan JILBAB?
Kawan2... Yang beramanah menjadi Pendidik... Mari tanamkan
IZZAH ISLAM sedalam
dalamnya dalam hati anak2 kita. Hingga esok lagi, tak ada
lagi seorang muslim yang
menjual IZZAH nya demi sekeping medali....
#AuliyaHebatJuara
#SMPITHarumNgawiJuara
#TegakkanIzzahIslam
#BantuShare
#LawanDiskriminasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar