BEBAS HUTANG
by Dewa Eka Prayoga
Pada suatu hari Rasulullah saw masuk masjid. Tiba-tiba ada
seorang sahabat bernama Abu Umamah sedang duduk di sana.
Rasulullah bertanya: ”Wahai Abu Umamah, mengapa aku melihat engkau
sedang duduk di luar waktu sholat?” Ia menjawab:
”Aku bingung memikirkan hutangku ya Rasul”
Rasulullah bertanya: ”Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah
do’a yang apabila kau membaca maka Allah akan menghilangkan kebingunganmu dan
melunasi hutangmu?”
Abu Umamah pun menjawab: ”Tentu, wahai Rasulullah.” Nah, kawan-kawan
mau tau apa yang diajarkan Rasul kepada orang yang sedang berhutang? Siapa yang
mau tahu ?!!
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ
وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ....
”Ya Allah, sesungguhnya aku
berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau
dari lemah dan malas...
Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan
aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan
manusia.
Siapa diantara kawan-kawan yang hari ini sedang bingung dan
terjerat dalam jeratan hutang...? Cuuung....!! *dalam hati saja tidak apa apa.
Satu-satunya hal yang paling menyenangkan dari hutang adalah
ketika kita MENERIMA UANGNYA. Betul apa betul banget ?
Dan hal yang paling menyedihkan dari hutang adalah ketika
HARUS MENGANGSURNYA dan MELUNASINYA.
Bener?
Ya betul. Salah siapa
menghutang ?
Pertanyaannya, mau SAMPAI KAPAN kita harus mengurangi
keuntungan bisnis untuk bayar cicilan utang dan bunganya...?
Buka dan mengelola bisnis dengan uang hasil hutang itu saat
ini sudah menjadi tradisi. Ini tidak wajar! Bahaya...
Yang wajar itu, kalo memang bisnisnya sudah growing dan sudah
ada gambaran bayarnya, baru boleh berhutang...
Yang menjadi masalah sekarang , bisnis baru dimulai belum
apa apa sudah ngutang . Perlu modal sedikit, ngutang. Perlu uang banyak , gesek
kartu kredit, dll..
Parahnya, mereka berhutang dengan harapan bisnis yang akan
dijalankan berhasil dan menutupi kerugian di bisnis sebelumnya.
Faktanya, TIDAK DEMIKIAN.
Maka , berhutang saat awal buka bisnis adalah sebuah
KESALAHAN FATAL yang sudah terbiasa... Karena sudah tahu salah, terus dilakukan.
Makanya, sejak awal, jangan berhutang dulu sebelum bisnis
Anda benar-benar growing dan jelas cashflownya.
"Kang bagaimana kalo sudah terlanjur ngutang...?"
Ini pasti yang ada dalam benak Anda yang sudah masuk perangkap ini. Benerrr...?
Bagi yang sudah terlanjur, kalau bisa segera selesaikan. Jangan
sampai hutang berlarut-larut dan menjadi beban pengeluaran dan bebas pikiran.
Dulu, awal tahun 2010, usia 19th, saya pernah terlilit
hutang lebih dari 50juta. Karena musibah
yang menimpa.. Terpaksa untuk memperbaiki harus mencari pinjaman..
Dalam 5 bulan alhamdulillah hutang tersebut lunas.. Hidup kembali bebas.. Tidur kembali
nyenyak. tidak bingung lagi. Tidak sedih lagi..
Tahun 2012, hutang kembali datang.. Lagi lagi karena sesuatu
yang tak disangka sangka. Imbas dari kejahatan teman. Kena imbasnya.. 8 Miliyar.
Deeesss!!!!
Selama ini saya punya prinsip: TIDAK BERHUTANG. Eeeh Allah memberi
ujian kepada saya yang saya jadikan prinsip hidup... Guede gede lagi.
Subhanallah..
Perasaan yang dirasakan orang yang lagi berhutang itu:
bingung, sedih, lemas, males, pengecut, pelit.. Sesuai doa yang diajarkan Rasul
kepada kita..
"Allahumma inni audzubika minal hammi wal hazn. Wa
audzubika minal ajzi wal kasl. Wa audzubika minal jubni wal bukhl... (Lanjutkan
sendiri)
Alhasil, begitulah yang dirasakan orang-oran berhutang... Yang
merasa, sabar yaaah... *meluk
Pertama, karena ingin memenuhi keinginan yang lebih / over
spending.... Alias borossss...
Kedua, karena memang penghasilannya sedikit / under
earning. Penghasilannya tidak bisa
memenuhi kebutuhan hidupnya.. Akhirnya ngutang....
Ketiga, karena kecelakaan/kejadian yang datang tak diduga-duga
/un-expected. Akibat dari kecelakaan, musibah, longsor, banjir, fitnah, ditipu,
dll..
Nah, kawan-kawan berhutang karena alasan yang mana niih...?
Banyaknya kartu kredit, KPR, KTA, leasing di Indonesia
menyebabkan kita mental hutangnya besar.. Bahaya juga...
Bagi sebagian orang, punya utang seperti punya aib yang membuat malu. Tidak jarang
mobilnya mewah, rumahnya besar, gaya hidupnya oke, utangnya juga oke.
Ada yang mengatakan, utang untuk konsumtif itu buruk, sedangkan
utang untuk bisnis itu bagus. Apa bener?
Yang pasti, adanya utang, membuat hidup kita tidak tenang...
Setiap hari dikejar mimpi buruk. Tidur tidak tenang.. Kebingungan.. Diliputi rasa sedih.
Bawaannya males. Lemes.. dll... Bener tidak ?
Apalagi kalau penghasilannya hanya 3juta sebulan, sedangkan
utangnya sebesar 100jt. kalau sudahbegini, bagaimana bayarnya?
Tidak jarang orang putus asa dan ambil jalan pintas.. Bayar
utang dengan utang... Gali jurang tutup lobang.. Sesat!
Supaya kawan-kawan tidak terkena utang hanya ada satu, BEDAKAN
kebutuhan dan keinginan.Jangan terlalu bernafsu terlihat kaya.
Cukuplah sederhana. Cukuplah penuhi kebutuhan Anda..
Percaya tidak, sekalinya jatuh dalam lembah utang, kita akan
selalu berutang,dan akhirnya gali lubang tutup lubang. (Ini terjadi kalau belum
tahu ilmunya).
Hidup bebas dari utang bukan cuma soal manajemen keuangan
pribadi, tapi soal mengubah perilaku. Ubah mental.. Karakter...
Harta boleh hilang.. Karakter? Jangan sampai..
Hutang memberikan kita ilusi tentang kekayaan.. Cara terbaik melunasi hutang adalah
membayarnya dengan BENAR... InsyaAllah saya kasih tahu caranya..
Miliki NIAT untuk lunasi hutang. Cek niatnya, kita
bener-bener niat tidak...
Apakah kawan-kawan percaya bahwa utang kawan-kawan akan
lunas..? Percayalah bahwa Allah akan bantu lunasi...
Saat berhutang, keimanan dan keridhoan benar-benar diuji.
Iman kepada Allah. Iman kepada qodho dan qadar. Ridho tidak? Harus
RIDHO...
Yakin sama Allah.. kita mungkin belum bisa pastikan kapan hutang
lunas, karena yang bakal melunasi Allah.
So, JANGAN ASAL JANJI...
Hak kita, berdoa kepada Allah.. Hak Allah, mengabulkan doa
kita... So, BANYAK-BANYAK DOA.
Fokusnya 80% pada peluang... Jangan terlalu memikirkan
hutangnya, dan kenapa bisa sampai ngutang.. Telaaat.. PIKIRKAN
SOLUSINYA...
Coba PEKA TERHADAP PELUANG yang ada di sekitar... Itu kran-kran
rezeki buat kita..
Bayarkan hutang ketika bisa... Emang, bayar hutang terus
memang cape, nikmati saja, suatu saat ada masanya kok selesai...
"Kang utang saya banyak. Orangnya banyak juga. Gimana
ngaturnya?". Good question. Berbuat adil disini kuncinya...
Mana yang harus 'dihajar' duluan'?
1. Yang jumlahnya paling kecil.
2. Yang jangka waktunya paling pendek.
3. Yang bunganya paling berat.
4. Yang orangnya bikin kita tidak enak, cerewet.
BERBUAT BAIK sebanyak-banyaknya.. Kebaikan akan menarik
kebaikan yang lebih banyak.
Allah berfirman, "kalau kalian butuh pertolonganku,
tolonglah orang lain"..
Oh ya, tidak jarang yang punya utang, inisiatif kreatif dia
dengan meminta-minta sedekah. Jangan sampai!
Rasulullah bilang, "barang siapa membuka tangan untuk
meminta-minta, maka akan dibuka pintu kemiskinan"
TAUBAT.... Segera kepada Allah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar