Senin, 26 Desember 2016

BEBAS HUTANG



BEBAS HUTANG

by Dewa Eka Prayoga

Pada suatu hari Rasulullah saw masuk masjid. Tiba-tiba ada seorang sahabat bernama Abu Umamah sedang  duduk di sana.
   
Rasulullah bertanya: ”Wahai Abu Umamah, mengapa aku melihat engkau sedang  duduk di luar waktu sholat?” Ia menjawab: ”Aku bingung memikirkan hutangku ya Rasul”
   
Rasulullah bertanya: ”Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila kau membaca maka Allah akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?”
   
Abu Umamah pun menjawab: ”Tentu, wahai Rasulullah.” Nah, kawan-kawan mau tau apa yang diajarkan Rasul kepada orang yang sedang berhutang? Siapa yang mau tahu ?!!
   
    اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ
                                                                               
    وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ....
   
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas...
   
Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.
   
Siapa diantara kawan-kawan yang hari ini sedang bingung dan terjerat dalam jeratan hutang...? Cuuung....!! *dalam hati saja tidak apa apa.
   
Satu-satunya hal yang paling menyenangkan dari hutang adalah ketika kita MENERIMA UANGNYA. Betul apa betul banget ?
   
Dan hal yang paling menyedihkan dari hutang adalah ketika HARUS MENGANGSURNYA dan  MELUNASINYA. Bener?
 Ya betul. Salah siapa menghutang ?
   
Pertanyaannya, mau SAMPAI KAPAN kita harus mengurangi keuntungan bisnis untuk bayar cicilan utang dan bunganya...?
   
Buka dan mengelola bisnis dengan uang hasil hutang itu saat ini sudah menjadi tradisi. Ini tidak wajar! Bahaya...
   
Yang wajar itu, kalo memang bisnisnya sudah growing dan sudah ada gambaran bayarnya, baru boleh berhutang...
   
Yang menjadi masalah sekarang , bisnis baru dimulai belum apa apa sudah ngutang . Perlu modal sedikit, ngutang. Perlu uang banyak , gesek kartu kredit, dll..
   
Parahnya, mereka  berhutang dengan harapan bisnis yang akan dijalankan  berhasil dan  menutupi kerugian di bisnis sebelumnya. Faktanya, TIDAK DEMIKIAN.
   
Maka , berhutang saat awal buka bisnis adalah sebuah KESALAHAN FATAL yang sudah terbiasa... Karena sudah tahu salah, terus  dilakukan.
   
Makanya, sejak awal, jangan berhutang dulu sebelum bisnis Anda benar-benar growing dan jelas cashflownya.
   
"Kang bagaimana kalo sudah terlanjur ngutang...?" Ini pasti yang ada dalam benak Anda yang sudah masuk perangkap ini. Benerrr...?
   
Bagi yang sudah terlanjur, kalau bisa segera selesaikan. Jangan sampai hutang berlarut-larut dan menjadi beban pengeluaran dan bebas pikiran.
   
Dulu, awal tahun 2010, usia 19th, saya pernah terlilit hutang lebih dari  50juta. Karena musibah yang menimpa.. Terpaksa untuk memperbaiki harus mencari pinjaman..
    
Dalam 5 bulan alhamdulillah hutang tersebut  lunas.. Hidup kembali bebas.. Tidur kembali nyenyak. tidak bingung lagi. Tidak sedih lagi..
   
Tahun 2012, hutang kembali datang.. Lagi lagi karena sesuatu yang tak disangka sangka. Imbas dari kejahatan teman. Kena imbasnya.. 8 Miliyar. Deeesss!!!!
   
Selama ini saya punya prinsip: TIDAK BERHUTANG. Eeeh Allah memberi ujian kepada saya yang saya jadikan prinsip hidup... Guede gede lagi. Subhanallah..

Perasaan yang dirasakan orang yang lagi berhutang itu: bingung, sedih, lemas, males, pengecut, pelit.. Sesuai doa yang diajarkan Rasul kepada kita..   

"Allahumma inni audzubika minal hammi wal hazn. Wa audzubika minal ajzi wal kasl. Wa audzubika minal jubni wal bukhl... (Lanjutkan sendiri)
   
Alhasil, begitulah yang dirasakan orang-oran berhutang... Yang merasa, sabar yaaah... *meluk
   
Pertama, karena ingin memenuhi keinginan yang lebih / over spending.... Alias borossss...
   
Kedua, karena memang penghasilannya sedikit / under earning.  Penghasilannya tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.. Akhirnya ngutang....
   
Ketiga, karena kecelakaan/kejadian yang datang tak diduga-duga /un-expected. Akibat dari kecelakaan, musibah, longsor, banjir, fitnah, ditipu, dll..
   
Nah, kawan-kawan berhutang karena alasan yang mana niih...?
   
Banyaknya kartu kredit, KPR, KTA, leasing di Indonesia menyebabkan kita mental hutangnya besar.. Bahaya juga...
   
Bagi sebagian orang, punya utang seperti  punya aib yang membuat malu. Tidak jarang mobilnya mewah, rumahnya besar, gaya hidupnya oke, utangnya juga oke.
   
Ada yang mengatakan, utang untuk konsumtif itu buruk, sedangkan utang untuk  bisnis itu bagus. Apa bener? Yang pasti, adanya utang, membuat hidup kita tidak tenang...
   
Setiap hari dikejar mimpi buruk. Tidur tidak  tenang.. Kebingungan.. Diliputi rasa sedih. Bawaannya males. Lemes.. dll... Bener tidak ?
   
Apalagi kalau penghasilannya hanya 3juta sebulan, sedangkan utangnya sebesar 100jt. kalau sudahbegini, bagaimana bayarnya?
   
Tidak jarang orang putus asa dan ambil jalan pintas.. Bayar utang dengan utang... Gali jurang tutup lobang.. Sesat!
   
Supaya kawan-kawan tidak  terkena utang hanya ada satu, BEDAKAN kebutuhan dan keinginan.Jangan terlalu bernafsu  terlihat kaya.  Cukuplah sederhana. Cukuplah penuhi kebutuhan Anda..
   
Percaya tidak, sekalinya jatuh dalam lembah utang, kita akan selalu berutang,dan akhirnya gali lubang tutup lubang. (Ini terjadi kalau belum tahu ilmunya).
   
Hidup bebas dari utang bukan cuma soal manajemen keuangan pribadi, tapi soal mengubah perilaku. Ubah mental.. Karakter...
   
Harta boleh hilang.. Karakter? Jangan sampai..
   
Hutang memberikan kita ilusi tentang kekayaan..  Cara terbaik melunasi hutang adalah membayarnya dengan BENAR... InsyaAllah saya kasih tahu caranya..
   
Miliki NIAT untuk lunasi hutang. Cek niatnya, kita bener-bener niat tidak...

Apakah kawan-kawan percaya bahwa utang kawan-kawan akan lunas..? Percayalah bahwa Allah akan bantu lunasi... 
   
Saat berhutang, keimanan dan keridhoan benar-benar diuji. Iman kepada Allah. Iman kepada qodho dan qadar. Ridho tidak? Harus RIDHO... 
   
Yakin sama Allah.. kita mungkin belum bisa pastikan kapan hutang lunas, karena yang bakal melunasi  Allah. So, JANGAN ASAL JANJI... 
   
Hak kita, berdoa kepada Allah.. Hak Allah, mengabulkan doa kita... So, BANYAK-BANYAK DOA.

Fokusnya 80% pada peluang... Jangan terlalu memikirkan hutangnya, dan kenapa bisa sampai ngutang.. Telaaat.. PIKIRKAN SOLUSINYA... 

Coba PEKA TERHADAP PELUANG yang ada di sekitar... Itu kran-kran rezeki buat kita.. 

Bayarkan hutang ketika bisa... Emang, bayar hutang terus memang cape, nikmati saja, suatu saat ada masanya kok selesai... 

"Kang utang saya banyak. Orangnya banyak juga. Gimana ngaturnya?". Good question. Berbuat adil disini kuncinya...

Mana yang harus 'dihajar' duluan'?
1. Yang jumlahnya paling kecil.
2. Yang jangka waktunya paling pendek.
3. Yang bunganya paling berat.
4. Yang orangnya bikin kita tidak enak, cerewet.  

BERBUAT BAIK sebanyak-banyaknya.. Kebaikan akan menarik kebaikan yang lebih banyak. 

Allah berfirman, "kalau kalian butuh pertolonganku, tolonglah orang lain"..

Oh ya, tidak jarang yang punya utang, inisiatif kreatif dia dengan meminta-minta sedekah. Jangan sampai! 

Rasulullah bilang, "barang siapa membuka tangan untuk meminta-minta, maka akan dibuka pintu kemiskinan"

TAUBAT.... Segera kepada  Allah...

SELLING... Banyak-banyak jualan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar