Kamis, 01 Desember 2016
WANITA ADALAH UJIAN TERBESAR BAGI LAKI-LAKI
WANITA ADALAH UJIAN TERBESAR BAGI LAKI-LAKI
Termasuk dari rahmat-Nya, Allah menciptakan hamparan dunia begitu indah lengkap
dengan keragaman muatannya. Menganugerahkan kepada manusia berbagai kekayaan
penuh pesona. Anak, istri, harta, tahta, dan dunia seluruhnya begitu menyejukkan mata.
Allah berfirman,
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآب
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini,
yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan,
binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi
Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14)
Ayat di atas menjelaskan bahwa mencintai wanita dan dunia adalah fitrah manusia.
Seorang laki-laki tidak dilarang mencintai wanita selama aplikasi cintanya tidak melanggar
syariat. Seorang manusia tidak dilarang mencintai dunia selama kecintaannya tidak
mennjerumuskan kepada maksiat. Namun sadarkah, sejatinya di balik keindahan itu semua
adalah fitnah (ujian) untuk manusia?
Para ulama menjelaskan, tatkala Allah menjadikan dunia terlihat indah di mata manusia,
ditambah dengan berbagai aksesorisnya yang memikat, mulailah jiwa dan hati condong
kepadanya. Dari sini manusia terbagi menjadi dua kubu sesuai dengan pilihannya. Sebagian
orang menjadikan seluruh anugerah tesebut sebagai tujuan hidupnya. Seluruh pikiran dan
tenaga dikerahkan demi meraihnya, hal itu sampai memalingkan mereka dari ibadah.
Akhirnya mereka tidak peduli bagaimana cara mendapatkannya dan untuk apa kegunaannya.
Ini adalah golongan orang-orang yang kelak menerima azab yang pedih. Sedangkan golongan
yang kedua adalah orang-orang yang sadar bahwa tujuan penciptaan dunia ini adalah untuk
menguji manusia, sehingga mereka menjadikannya sarana untuk mencari bekal akhirat.
Inilah golongan yang selamat dari fitnah, merekalah yang mendapat rahmat Allah[1].
Wanita, Ujian Terbesar Kaum Laki-laki
Di antara pesan agung yang bisa kita petik dari ayat di atas bahwa wanita, dunia, dan
seisinya adalah fitnah (ujian) bagi manusia. Akan tetapi di antara fitnah-fitnah tersebut
yang paling besar dan paling dahsyat adalah fitnah wanita. Oleh karena itu Allah menyebut
pada urutan yang
pertama sebelum menyebut anak-anak, harta, dst. Oleh karena itu pula Imam Ibnu Hajar
mengatakan, “Allah menyebut wanita pada urutan yang pertama sebelum menyebut yang
lainnya. Ini memberikan sinyal bahwa fitnah wanita adalah induk dari segala fitnah.”
Ungkapan Imam Ibnu Hajar ini selaras dengan hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
yang diriwayatkan dari Usamah Bin Zaid. Beliau bersabda,
مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ
“Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain
fitnah wanita.”
(HR. Bukhari: 5096 dan Muslim: 2740)
Hadis ini tidak berlebihan. Karena fakta memang telah membuktikan. Meskipun
wanita diciptakan dengan kondisi akal yang lemah, namun betapa banyak lelaki yang
cerdas, kuat gagah perkasa, dibuat lemah tunduk di bawahnya. Meskipun para wanita
diciptakan dengan keterbatasannya, namun betapa banyak para penguasa jatuh
tersungkur dalam jeratnya. Meskipun wanita dicipta dengan keterbatasan agama, namun
betapa banyak ahli ibadah yang dibuat lalai dari Tuhannya.
afnu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar